3:24 pm - Tuesday 28 September, 2021

3 Warga Ditangkap Abu Sayyaf, Putera Muzakkar Marah

Apr 18, 2016 911 Viewed Sinta Rizki
Warganya Disandera Abu Sayyaf

BukaFakta.com – Baru – baru ini ada beberapa awak buah kapal yang kembali disandera oleh kelompok Abu Sayyaf ternyata ada yang berasal dari Kecamatan bastem, di kabupaten luwu, bernama syamsir. Kini dia berusia 35 tahun, dan telah disandera oleh kelompok Abu Sayyaf saat sedang bekerja melewati di area Filipina.

Syamsir beserta rekan – rekannya telah ditangkap oleh kelompok Abu Sayyaf ketika mereka sedang perjalanan pulang dari Cebu, yang ada di Filipina singgah ke Tarakan, tepatnya di area perbatasan antara Malaysia dengan Filipina. Saat itu, mereka sedang perjalanan pulang pada hari jum’at tanggal 15 April 2016 di jam 19.31 WITA.

Atas kejadian itulah kini ada korban lagi dari 3 warga Luwu Raya yang telah ditawan oleh para kelompok abu Sayyaf. Jadi, sebelum syamsir ditawan oleh mereka, sebelumnya ada 2 warga lagi yang telah ditawan oleh kelompok Abu Sayyaf. Mereka adalah awak buah kapal dari Brahma 2, bernama Wawan saputera dan juga Renaldy.

BACA JUGA :  Siang Ini, Rapat 10 Sandera WNI Digelar Jokowi

Keduanya adalah warga dari kecamatan Wotu, tepatnya di kabupaten Luwu Timur. Mereka semua disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di hari selasa, tepatnya tanggl 29 Maret 2019. Atas kejadian penyanderaan yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf tersebut, kini pihak pemerintah dari Kabupaten luwu langsung bereaksi geram dan keras.

Bahkan, kini Bupati luwu, bernama H Andi Mudzakkar segera saja menyampaikan turut keprihatinan atas kejadian tersebut dan dirinya juga mendesak supaya pemerintah pusat langsung melakukan negosiasi kepada kelompok Abu Sayyaf, sehingga semua tawanan bisa segera dibebaskan.

Karena Bupati Luwu tersebut sudah mendengar informasi terkait dengan penyanderaan tersebut. namun sayangnya. Untuk lebih lanjutnya, pihak pemerintah kini mengaku belum juga mengetahui bagaimana kabar dari 10 orang dari awak buah kapal brahma 2 yang telah ditangkap oleh kelompok Abu Sayyaf, di area Filipina. Tak hanya itu saja, pihak pemerintah pun juga belum tahu terkait dengan bagaimana nasib dari Syamsir yang baru – baru ini ditawan oleh mereka.

BACA JUGA :  1.500 Pasukan ISIS Dibantai Habis-Habisan oleh Rambo Ini Sendirian

Namun meskipun begitu, kini pihak pemerintah hanya bisa berharap bahwa pihak pemerintah pusat bisa segera membantu untuk melakukan pembebasan terkait dengan para sandera yang telah ditawan tersebut.

Menurut putera dari kahar muzakkar menyatakan bahwa, pemerintah pusat sangat lambat sekali dan tidak serius juga tidak benar – benar dalam melakukan proses negosiasi terhadap pembebasan para sandera. Hal ini terbukti dari dibebaskannya oleh 1 warga asing lainnya yang saat itu telah dilakukan penculikan oleh kelompok yang sama.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts