4:10 am - Tuesday 15 June, 2021

54% dari Warga AS Ingin Hantam Donald Trump

Mar 23, 2016 719 Viewed Sinta Rizki
Warga AS Ingin Pukuli Donald Trump

BukaFakta.com – Siapa sangka bila kandidat yang akan menjadi Presiden AS yang berasal dari Partai Republik Donal Trump terus saja turun dan kemudian naik. Poling yang tertera tersebut ternyata justru tidak berbuah manis. Karena justru karena itulah ada sejumlah 54 % warga AS ingin memukul Donald Trump.

Hal ini dikarenakan Trump selalu saja secara berulang kali menyatakan bahwa siapapun yang terus menghinanya merupakan seorang pelobi. Bahkan, Donald pun juga mengklaim akan berbicara atas suara yang saat ini tidak terwakili dari pihak pemerintah. Hanya saja, poling terbaru telah menunjukkan kenyataan yang berbeda, dari Wallet Hub dan juga Survey Money. Karena justru ada banyak sekali para warga AS yang sangat tidak menyukai Donald Trump tersebut.

Ada 54 % warga AS yang justru dalam polingnya ingin memukul kepalanya. Hal ini cukup menarik untuk dilihat! Karena hal tersebut sebenarnya tidak berlaku untuk kalangan politik yang ada di AS. Karena ada 12 % orang yang ingin menghajar Donald Trump. Begitulah hasil dari poling tersebut, saat dikutip dari sputnik.

BACA JUGA :  Teroris Vs Polisi? Brussels Teriak!

Sedangkan untuk sisanya, berjumlah 13 % dari warga AS yang sekarang ini ingin melakukan hal sama untuk Trump, terhadap Presiden AS, Barack Obama. Kemudian untuk 14 % warga yang lainnya, mereka ingin memukul kepala kandidat yang mencalonkan Presiden AS yang berasal dari Partai Demokrat – Hillary Clinton.

Satu hal yang membuatnya terlihat menarik adalah, Donald trump pada beberapa pekan lalu terus saja memicu terjadinya kontroversi. Hal tersebut secara berulang kali ditunjukkan olehnya dalam kampanyenya tersebut ke sejumlah negara bagian yang ada di AS.

BACA JUGA :  Beberapa Jam Baru Menikah, Ini Pria Langsung Ceraikan Istri Hanya Karena Ponsel

Bahkan ada banyak sekali serangan verbal yang dilontarkan oleh Donald Trump untuk lawan politiknya, termasuk juga Hillay Clinton. Tidak hanya itu saja, bahkan Donald Trump pun juga telah menghina etnis Hispanik dan juga menghina umat Muslim. Donald Trump sangat melarang keras adanya warga muslim yang masuk ke dalam AS, itu bila Donald sampai berhasil memenangkan ke kursi Presiden di AS.

Tak heran bila ada banyak warga AS yang tidak begitu menyukainya. Karena kontroversi tersebut dinilai cukup tidak begitu baik. Dimana harusnya setiap orang harus saling menghormati dan menghargai antar umat beragama. Sehingga terbentuklah sebuah negara yang kuat. Karena antara satu umat dengan umat yang lainnya saling bekerja sama untuk menjadikan negaranya menjadi negara yang hebat.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts