5:33 pm - Selasa Juni 25, 2019

Abu Sayyaf Dihabisi Militer, Nasib 14 WNI Bagaimana?

584 Viewed Sinta Rizki
Abu Sayyaf Dihabisi Militer Nasib  WNI Bagaimana

BukaFakta.com – Kini pihak pemerintah Filipina tengah menyiapkan serangan yang besar – besaran untuk menuntas habis kelompok dari para militan Abu Sayyaf. Meskipun sayangnya rencara untuk melakukan serangan militer tersebut ternyata justru memicu kekhawatiran. Dimana seorang pakar terorisme, bernama Sidney Jones mengaku cemas terhadap keselamatan pihak sandera, khususnya untuk warga negara Indonesia, bila ternyata serangan militer tersebut benar – benar terjadi.

Kecemasan yang dialaminya tersebut bukannya tanpa alasan. Namun, berdasarkan pemahaman Jones, aksi pemenggalan yang sudah dilakukan kepada warga Kanada tersebut bukan semata disebabkan oleh tidak dibayarnya uang tebusan tersebut. namun, hal tersebut dia lakukan karena mereka ingin memberikan ancaman kepada pihak militer Filipina.

Jadi, menurut Jones, langkah yang diambil oleh pemerintah Indonesia kini sudah benar. Pemerintah selalu melakukan negosiasi kepada pihak mereka. Hal tersebut pun tidak dilakukannya di depan media. Karena memang untuk bernegosiasi itu sudah seharusnya dilakukan dengan diam – diam. Karena operasi terlebih dahulu itu justru hanya akan menimbulkan reaksi negatif untuk kelompok Abu Sayyaf. Maka dari itulah, akan lebih baik bila seharusnya melakukan negosiasi terlebih dahulu dengan intensif untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA :  Pendeta Di Gereja Perancis Tewas Setelah Disandera Oleh Dua Orang Militan ISIS

Bahkan, dari direktur Institut for Policy Analysis of Conflict menyatakan bahwa pihaknya meminta pihak pemerintah untuk segera melakukan pengecekan terhadap fraksi manakah yang sedang menahan para warga negara Indonesia di Filipina tersebut. pasalnya, kala itu ada sejumlah 7 fraksi yang ada dalam naungan kelompok dari Abu Sayyaf tersebut. Tentu saja hal ini cukup menyulitkan sekali karena pihak pemerintah harus bisa memilah – milahnya.

BACA JUGA :  Bentrokan kembali terjadi di Masjid Al-Aqsa, 37 Orang Terluka

Terlebih untuk setiap kelompok memiliki kebijakan fraksi yang tidak sama dan juga tidak saling berhubungan antara satu denga yang lainnya. karena bagaimanapun juga, setiap warga yang disandera tersebut sekarang ini dibawa oleh fraksi yang berbeda – beda. Ada yang dari fraksi dengan melakukan pemenggalan atas warga Kanada, bernama John Ridsdell. Ada pula dari fraksi yang berebda dari hal tersebut. Jadi, semuanya harus segera dipastikan.

Dengan memastikan dari fraksi manakah kelompok para militan Abu Sayyaf yang telah menyandera warga Negara Indonesia, kini pihak pemerintah bisa dengan mudah harus melakukan apa atas fraksi yang telah membawa kabur para warga Indonesia. Dengan begitu, bisa segera dilakukan tindakan secepat mungkin atas kejadian yang sudah terjadi di antara pihak sandera dan juga pihak Abu Sayyaf.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts