3:44 pm - Jumat Desember 11, 6589

Ahok: Ada yang Bilang Dilihat Surveinya, Ahok Pasti Kalah

446 Viewed Sinta Rizki

Ahok, seorang calon gubernur untuk DKI Jakarta dengan nomor urut 2, yang bernama Basuki Tjahaja Purnama ini pada akhirnya memutuskan untuk mengurangi masa intensitas dari kampanye yang dilakukan sebelumnya. Kini, dia lebih suka untuk melakuakn kunjungan secara langsung ke tempat rumah – rumah para warga, atau dengan cara membesuk warga yang sedang sakit.

Basuki, atau biasa disapa dengan Ahok ini sempat juga menjelaskan kenapa dirinya menggunakan cara yang berbeda untuk proses kampanyenya pada putaran yang kedua. Dilihat dari survey nya, banyak yang bilang bahwa Ahok pasti kalah. Katanya seperti itu, maka dari itulah sekarang ini Ahok akan membutkikan bahwa itu tidk benar. Ahok berkata bahwa dia datang di tempat yang memang menang. Karena itulah dia utamakan untuk orang yang sakit.

BACA JUGA :  Inikah Jumlah Akhir Korban Perang di Mimika?

Ahok menilai, bahwa masa kampanye nya tersebut sangat sempit dan terbatas sekali. Khususnya untuk putarn yang kedua ini. Hanya terdapat selama 1 bulan setengah saja untuk melakukan kampanye. Nah, maka dari itulah Ahok pun kemudian berpikir jika Tuhan tidak memberikan izin ke dirinya untuk menjadi seorang gubernur, setidaknya dia tetap ingin menjadi seorang gubernur sampai dengan bulan oktober. Karena itu, kesepakatannya harus benar – benar beres. Sehingga, semuanya sudah tersistem dengan baik.

Menurut Ahok, yang menjadi seorang gubernur untuk DKI Jakarta ini sebenarnya hal yang paling penting itu bukan bagaimana dari masyarakat bisa melihat hasil dari kerja selama dirinya menjadi pemimpin. Jadi, sebenarnya proses untuk menjadi seorang pemimpin DKI Jakarta itu bukan sebuah hal yang penting sekali.

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Jadikan Ignasius Jonan Sebagai Menteri ESDM Dan Arcandra Tahar Sebagai Wakil Menteri Di Istana Negara

Ahok bilang bahwa untuk menjadi pejabar itu sebenarnya yang terpenting bukan jadinya, tapi hasilnya dan yang dilihat adalah apa yang telah ditinggalkan oleh pemimpin itu sendiri. sehingga, orang dan warga bisa ingat, misalnya saja seperti, oh ini zamannya siapa, pak Ahok misalnya. Wah berobat gratis, dan beberapa hal positif lainnya yang membuat semua orang bisa mengenal dan terus mengingat sampai akhir hayat. Karena jasanya yang cukup besar.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts