7:34 pm - Jumat September 8, 2017

Antisipasi Penggunaan Atribut HTI saat Aksi 287

32 Viewed Dewi Wulan Sari
Aksi 287

BukaFakta.com – Petugas Polda Metro Jaya mengantisipasi penggunaan atribut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) saat massa aksi “287” berunjuk rasa di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta Pusat.

“Kita ada preventif dan preemtif untuk dikomunikasikan dan lihat di lapangan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (28/7).

Argo berharap massa yang berunjuk rasa mengikuti aturan dan menjaga ketertiban termasuk tidak menggunakan atribut HTI yang telah dilarang pemerintah.

BACA JUGA :  Gelar Acara Syukuran Antasari Azhar Datangkan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang

Argo juga mengimbau pengunjuk rasa menggelar aksi sesuai ketentuan hingga pukul 18.00 WIB dan tidak menyampaikan pendapat di lokasi yang dilarang.

Sebelumnya, pemerintah menerbitkan Peraturan Pengganti Perundang-undangan (Perppu) (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas).

Imbas dari penerbitan Perppu itu, pemerintah membubarkan dan melarang kegiatan yang mengatasnamakan ormas HTI.

BACA JUGA :  Jelang Perisangan Ahok, Inilah Persiapan Kejaksaan Agung

Terkait hal itu, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama ormas lain menolak perppu tersebut dengan menggelar aksi jalan kaki dari Masjid Istiqlal menuju gedung MK usai shalat Jumat.

Diperkirankan massa yang beraksi mencapai 5.000 orang dikawal sekitar 10.000 personil kepolisian, TNI dan petugas dari unsur Provinsi Pemerintah DKI Jakarta.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts