12:40 pm - Kamis Mei 23, 2019

Dampak #SkipChallenge Bisa Picu Kerusakan Otak Sampai Kematian

308 Viewed Dean

BukaFakta.com – Dibalik berpainan #SkipChallenge terdapat dampak yang sangat berbahaya yang mengintai. Seperti yang kita ketahui #Skipchalleng kini memang tengah menjadi trend dikalangan remaja dan sangat viral di media sosial terutama instagram dan youtube. Cara melakukan permainan ini adalah dengan memberikan sebuah tekanan tepatnya di dada dengan menahan napas. Gerakan ini nyatanya dapat menjadi pemicu masalah kesehatan yang sangat serius . Bahkan bisa berujung pada kematian. Para pakar pun kini telah memperingatkan tentang resiko kesehatan jika melakukan permainan yang satu ini.

Dr Nastiti Kaswandani SpA(K) yang merupakan sepsialis paru anak dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI, Jakarta menjelaskan bahwa sebenarnya #Skipchallenge dapat membuat aliran oksigen yang mengarah ke saluran napas napas terhambat atau berakibat pada kekuragan oksigen. Kondisi ini bisa disebut dengan konsiai medis hiposia.

BACA JUGA :  Guys, Sayur Hijau Satu ini Bisa Hilangkan Bau Mulutmu Lho…!

“Saat dada ditekan sampai tidak bisa bernapas, orang itu dalam kondisi kekurangan oksigen atau hipoksia. Itu sangat berbahaya. Jadi orang bisa berada dalam kondisi hipoksia hanya sekian detik saja,” papar dr Nastiti di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Apabila kondisi ini dibiarkan secara terus menerus, maka akan membuat kondisi kesehatan semakin watal. Kekuranngan oksigen yang terjadi dalam waktu yang cukup lama akan membuat sel sel kekurangan oksigen dan menimbulkan sebuah kerusakan. Kerusakan sel pun akan terjadi lebih besar jika dibiarkan. Dah parahnya lagi kondisi kekurangan oksibel yang mengakibatkan kerusakan sel ini tak bisa diperbaiki kembali. Oleh karena itu dr. Nastiti sangat tidak menganjurkan untuk melakukan permainan ini.

BACA JUGA :  Khasiat Tersembunyi Dari Daun Kelor Untuk Kesehatan Tubuh

“Contohnya sel otak. Jadi sangat tidak direkomendasikan lah melakukan hal-hal seperti itu. Saat sel-sel otak kekurangan oksigen cukup luas, orang itu bisa stroke atau kemampuan kognitifnya bisa terganggu,” kata dia.

Pada beberapa kasus yang telah terjadi, #Skipchalleng akan membuah seseorang tak hanya kehilangan kesadaran, melainkan kejang kejang juga. Ini muncul juga karena sebab kekurangan oksigen dalam tubuh.

“Kalau setelah melakukan itu dia bisa bangun lagi dan segar lagi, itu sengaja dibikin kekurangan oksigen dalam waktu tidak terlalu lama. Sama dengan kalau kita nahan napas saat nyelam, setelah ke permukaan, tubuh terasa enak,” kata dia.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts