2:49 pm - Tuesday 28 September, 2021

Donald Trump: Arab Saudi Tak Perlu Perlindungan AS

Apr 4, 2016 764 Viewed Sinta Rizki
AS tak perlu lagi melindungi Arab Saudi di Timur Tengah

BukaFakta.com – Seorang bakal calon Presiden dari Amerika Serikat, bernama Donald Trump menyatakan kritikannya terhadap kebijakan luar negeri dari pemerintahannya yang mana menganakemaskan dari Kerajaan Arab Saudi yang ada di dalam politik Timur Tengah. Hal ini dikarenakan pengusaha tajir yang memiliki bisnis Kasino tersebut menilai bahwa kini saatnya Washington D.C tidak melindungi dan mengendurkan proteksinya terhadap Negeri yang memiliki julukan Petro Dollar.

Dalam perspektifnya tersebut, Donald Trump meyatakan bahwa kebijakan untuk membantu Arab Saudi yang dilakukan selama ini sebenarnya hanya akan menghambur – hamburkan uang saja. di samping itu, tidak ada imbal balik yang didapatkan secara spesifik oleh AS dari klan dari kerajaan Bani Saud.

Trump menyatakan bahwa AS sudah membantu Timur Tengah selama ini hingga tidak ada yang macam – macam dengan mereka. Begitulah ungkap kampanye terbukanya yang dilakukan kemarin di Kota Milwaukee.

BACA JUGA :  Trump: Indonesia Negara Curang

Menurut bakal calon Presiden dari partai Republik tersebut adalah seharusnya Arab Saudi lebih tahu diri dengan cara membayar sejumlah uang karena telah mendapatkan sokongan militer yang didapatkan dari Negeri paman Sam. Terlebih, AS dulu membantui Arab Saudi dari tahun 1970 karena memang membutuhkan minyak, namun kini menurutnya AS sudah tidak begitu membutuhkan minyak dari mereka untuk mendapatkan pasokan energi.

Karena itulah dirinya menyatakan bahwa dia menganggap bahwa sudah tidak seharusnya bila AS membantu Arab Saudi. Karena itulah bila nanti dirinya terplih menjadi presiden AS, Donald Trump berjanji akan segera melakukan pemberhentian terhadap pembelian minyak yang berasal dari Arab Saudi. Hal tersebut berbeda ceritanya bila nanti Saudi mau mengirimkan pasukan daranya untuk menghabisi kelompok ISIS yang ada di Suriah di Irak dan juga di wilayah Timur Tengah.

BACA JUGA :  Pemerkosa Dibebaskan Hakim Di Italia karena Korban Diam

Di samping mengkritik hubungan antara AS dengan Saudi, Trump juga mencemooh relasi yang terjadi antara tentara AS dengan Pakta Perjanjian di Atlantik utara. Dia mengangga bahwa aliansi militer 28 negara harusnya diberhentikan, karena hanya akan menghabiskan anggaran saja.

Karena hal inilah akhirnya presiden Barack Obama menyinggung atas kampanye yang dilakukan oleh Trump, dimana seharnya dia harus lebih sadar diri atas ucapannya, karena akan menjadi bakal calon presiden AS. Dimana dia akan lebih diperhatikan di seluruh dunia. Bila nanti Trump salah kata, hal ini akan membuat terjadinya krisis untuk negeri paman Sam.

Yang pasti, kata Obama tanpa menyinggung nama Donald Trump menyatakan bahwa ucapan yang tidak bertanggung jawab tentang semenanjung Korea dan nuklir, sebenarnya dibuat oleh orang yang tidak mengerti apapun tentang politik luar negeri di AS.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts