2:25 pm - Sunday 17 October, 2021

Guru SMK Suruh 5 Siswi Jual Diri Buat Bayar Tunggakan Uang Sekolah

Apr 18, 2017 946 Viewed Sinta Rizki

Baru-baru ini ada kabar menghebohkan dari seorang guru SMK 3 Padang Sidempuan dengan inisial KS yang berbuat tega dengan melakukan kekerasan verbal kepada para siswinya yang tidak bisa membayar biaya tunggakan sekolah. Guru SMk dengan inisial KS ini memanggil 5 siswi yang mempunyai tunggakan biaya sekolah masing-masing sebesar 400.000 rupiah. Memang tunggakannya lumayan, namun tidak seharusnya bila guru tersebut meminta yang tidak seharusnya kepada para muridnya.

Yang paling tidak pantas dilakukan oleh seorang guru adalah KS yang meminta ke 5 siswi yang mempunyai tunggakan sekolah tersebut untuk menjual diri sehingga mereka bisa melunasi semua biaya tunggakan sekolah yang mereka punya. Perbuatan yang dilakukan guru KS ini jelas tidak mencerminkan sikap dari seorang guru kepada para siswinya.

BACA JUGA :  Ahok Akan Kunjungi Lokasi Banjir di Cipinang Melayu

Beberapa kejahatan yang dilakukan KS memang tidak hanya menyuruh 5 siswinya untuk melakukan jual diri untuk bisa melunasi tunggakan biaya sekolah saja, namun beberapa kabar menyebutkan KS juga merupakan guru yang melakukan kekerasan kepada salah stau muridnya yang bernama Amel yang menyebabkan bersangkutan melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun senjata.

KS memang dicurigai sebagai dalang Amel melakukan bunuh diri karena Amel juga telah mengetahui dan bahkan mengunggah berkaitan dengan masalah kebocoran soal untuk USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) yang diduga juga dilakukan oleh KS. Karena merasa terganggu dengan perbuatan Amel, diduga memang KS juga melakukan kekersan verbal kepada Amel.

BACA JUGA :  Suporter The Jakmania Tewas Saat Bentrok dengan Warga Lungbenda Cirebon

Tindakan guru yang seperti KS yang sering melakukan kekerasan secara verbal kepada muridnya memang harus ditindak secara tegas untuk membuat efek jera baik itu kepada KS sendiri maupun guru lainnya yang juga sering melakukan kekerasan verbal kepada siswa maupun siswinya. Dengan menggunakan kekerasan verbal memang tidak akan ada luka fisik yang diterima murid.

Namun, ketika seorang siswa ataupun siswi mendapatkan kekerasan secara verbal dari gurunya dan hanya akan dipendam sendiri maka yang akan terjadi juga akan bisa lebih parah lagi dengan apa yang telah dilakukan Amel yaitu dengan melakukan bunuh diri.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts