4:11 am - Sunday 26 September, 2021

Korban Ankara Mencapai 27 Orang Tewas

Mar 17, 2016 769 Viewed Sinta Rizki
parti

BukaFakta.com – Ledakan bom telah kembali diluncurkan di ibukota Ankara yang ada di Turki. Dimana kali ini sebuah bus telah diledakkan oleh bom tersebut. Bus tersebut terletak di Guven Park, dimana bus itu nanti merupakan sebuah titik transit dan akses transportasi di kota tersebut. Bahkan menurut saksi mata yang ada di tempat kejadian, mereka menyebutkan baha setelah terjadi ledakan bom, saat itu juga terdengar suara tembakan yang nyaring di tempat kejadian.

Melihat besarnya ledakan bom tersebut, pada akhirnya telah ditemukan sejumlah 27 orang telah tewas, sedangkan 75 orang lainnya harus mengalami luka parah dalam kejadian tersebut.

Beberapa media setempat pun akhirnya melaporkan bahwa ledakan bom tersebut pada mulanya dikarenakan oleh adanya bom mobil. Dan pada saat itu, kabarnya ada sebuah mobil yang memang secara sengaja ditabrakkan ke sebuah unit bus, hingga menyebabkan terjadinya ledakan. Karena insiden inilah pada akhirnya satu unit bus yang ada di tempat kejadian tersebut telah hancur karena adanya ledakan tersebut.

BACA JUGA :  Diduga Pulau Jolo Kini Tempat 10 Tawanan WNI Abu Sayyaf

Ledakan bom tersebut tepatnya terjadi di Jl Ataturk dimana lokasinya tersebut telah terdapat 10 halte bus. Dari sanalah telah terjadi kehancuran pada sebuah kendaraan yang hancur secara berantakan. Sehingga, cukup sulit untuk menghitung berapa banyak korban yang terluka pastinya. Selain itu, karena kejadian itulah juga ada banyak mobil yang menjadi terbakar akibat dari bom tersebut.

Namun untungnya, polisi sudah melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara tersebut, tepatnya di dekat kawasan gedung parlemen yang ada di Turki. Karena besar kemungkinan akan terjadi lagi serangan susulan yang bisa saja terjadi kapan saja.

BACA JUGA :  Pembukaan Paralimpiade Rio 2016 yang ke 15 Dijadikan Sebagai Google Doodle Hari Ini

Sementara untuk ledakannya sendiri telah terjadi di hari Minggu, tepatnya di tanggal 13 Maret 2016 di waktu setempat. Karena adanya ledakan bom dan juga pemberitaan tentang bom inilah pada akhirnya pemerintahan di Turki telah menutup akses untuk masuk ke jejaring sosial seperti di Twitter dan juga di Facebook untuk menghindari adanya gambar – gambar yang diupload di tempat kejadian.

Hal ini dikarenakan ledakan tersebut telah terjadi tepat 1 bulan setelah adanya insiden yang sama di kawasan Ankara. Dimana pada saat itu ada sebuah bus yang diserang bom, padahal bus tersebut sedang membawa beberapa personel tentara, sehingga tewaslan 28 orang personel tentara tersebut. Dari sinilah ada satu orang warga dari Suriah yang dituding sedang berafiliasi bersama dengan militan PKK atas serangan tersebut.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts