12:47 am - Jumat Mei 24, 2019

Mastodon: Kloningan Twitter Naik Pamor

467 Viewed Sinta Rizki

Bagi para penggemar sosial media, tentunya sudah tidak asing dengan berbagai jejaring sosial media yang kini semakin banyak jenisnya. Salah satunya yaitu Twitter yang kini kembali diminati oleh masyarakat setelah munculnya berbagai sosial media yang baru. Namun sayangnya, banyak pengguna dari twitter yang tidak menyukai adanya berbagai fitur baru dari twitter tersebut, seperti halnya timeline algoritma yang mirip dengan facebook, hingga adanya mention reply yang tidak diikutkan dengan karakter tweet.

Hal tersebut dikeluhkan oleh banyak pengguna twitter ini, namun mereka tak punya banyak pilihan dikarenakan twitter ini memberikan keaktualan berbagai fenomena ataupun berita dalam suatu isu yang diambil dari berbagai sumber terpercaya.

Namun hal tersebut berhasil menarik Eugen Rochko untuk membuat sebuah “kloningan” dari twitter dan menamainya dengan Mastodon. Rochko seakan-akan membangun twitter mulai dari awal lagi, namun Mastodon ini bersifat open-source, sehingga Mastodon ini sangat-sangat identic dengan twitter tetapi tetap memiliki beberapa perbedaan diantara keduanya.

BACA JUGA :  Dibanderol Seharga 22 Juta, Ini Keunggulan Nokia 3310

Mastodon dapat mengirim hingga 500 karakter, dan juga Mastodon ini memungkinkan para penggunanya untuk melakukan pengiriman privat. Aplikasi ini pun telah berjalan selama 6 bulan, namun baru saja populer beberapa hari lalu, ketika twitter mengubah fitur replies dan membuat sebagian besar penggunanya kecewa.

Membutuhkan waktu hanya 24 jam saja untuk Mastodon ini kemudian mengalami kenaikan pengguna hingga mencapai 41.703 akun pengguna saat ini. Para pengguna akun Mastodon tersebut telah mengirim 1 juta post dalam jangka waktu tersebut. bahkan server mastodon pun mengalami penutupan untuk sementara waktu, namun Mastodon memastikan akan kembali membuka servernya tersebut dan memberikan layanan yang lebih baik kepada para penggunanya. Rochko mengatakan bahwa dirinya melakukan hal tersebut karena rasa cintanya kepada twitter.

BACA JUGA :  Nokia Siap Luncurkan Smartphone Android di Tahun 2017

Rochko mengaku bahwa dulu dirinya mengajak para teman-temannya untuk menggunakan twitter, dan dirinya pun terus mempromosikan ke berbagai orang yang ia kenal. Rochko sangat menyukai layanan yang diberikan oleh twitter sebelumnya, namun kini twitter membuat keputusan yang membuat dirinya tidak lagi menyukai twitter hingga Rochko pun memiliki keputusan bahwa memang mungkin twitter tidak ingin maju.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts