5:36 pm - Selasa Juni 25, 2019

Moms, Ternyata Menyusui Bisa Cegah Kanker Ganas, Mengapa ?

380 Viewed Dean

BukaFakta.com – Bukan rahasia lagi jika mengonsumsi Air Susu Ibu (ASI) bagi para bayi memberikan dampak yang sangat baik untuk tumbuh kembangnya. Namun tahukah Anda bahwa hal ini juga akan memberikan banyak manfaat yang terlampau baik bagi para ibu menyusui ?

Salah satunya ialah yang diungkapkan oleh spesialis anak, dr. Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC bahwa tindakan menyusui yang dilakukan oleh sang ibu rupanya memasok sel yang berguna untuk menangkal kanker. Tidak lain merupakan sel Human alpha-lactalbumin made lethal cell atau sel hamlet, dimana sel ini hanya diproduksi ketika sang ibu tengah menyusui.

BACA JUGA :  Waspadai Kanker Paru-Paru Tidak Terdeteksi Sejak Awal

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ASI memiliki kandungan sel hamlet. Dimana jika durasi menyusui dari seorang ibu lebih panjang, maka tabungan sel hamlet untuk ibu juga akan semakin banyak.

Lebih lanjut, Wiyarni mengungkapkan bahwa sel hamlet tersebut berkemampuan untuk memusnahkan atau membunuh sekitar 40 macam sel ganas yang terdapat di dalam tubuh secara spesifik. Dimana dalam proses pembunuhannya ia tidak sedikit pun mengganggu keberadaan sel sehat. Dengan demikian, sel hamlet ini mampu bekerja lebih efektif dan optimal dalam membunuh berbagai sel jahat, bahkan dapat mengungguli kinerja dari kemoterapi.

BACA JUGA :  Tips Agar Anak Menyukai Makanan Sehat dan Terhindar dari Junk Food

“Bedanya dengan orang yang kanker dan menjalani kemoterapi adalah mereka (kemo) membunuh sel jahat dan juga ikut membunuh sel sehat. Sehingga mereka yang kemo rambutnya rontok, kulitnya kasar dan bibir pecah-pecah,” tutur Wiyarni.

Yang lebih mengejutkan, menyusui rupanya tidak hanya mampu mencegah risiko terserang berbagai jenis kanker, melainkan juga berbagai macam penyakit, contohnya osteoporosis, stroke dan masalah kardiovaskular.

“Untuk ibu, mereka sebenarnya menabung tabungan kesehatan. Menyusui dapat mengurangi risiko osteoporosis, diabetes melitus, mengurangi risiko hipertensi, stroke dan segala macam penyakit jantung,” tandasnya.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts