1:30 pm - Tuesday 28 September, 2021

Pasar Ponsel Indonesia Dikuasai China

Mar 13, 2016 1043 Viewed Agus
Pasar Smartphone Indonesia Dikuasai China

BukaFakta.com – Sebanyak 85% pasar ponsel Indonesia diisi oleh produk-produk dari negeri tirai bambu. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 25%, karena tahun lalu produk-produk China baru sekitar 60% yang beredar di pasar ponsel Indonesia. Peningkatan yang cukup siginifikan tersebut menurut Eko Nilam, Ketua Asosiasi Importir Seluler Indonesia merupakan bukti bahwa peminat ponsel China di Indonesia cukup besar.

“”Total impor pada tahun 2015 sebanyak 120 juta ponsel, dan dari jumlah tersebut hanya 20 juta ponsel yang bukan buatan China,” terang Eko.

Ada tiga faktor menurut Eko yang membuat Ponsel China banyak peminatnya meski dari sisi kualitas masih kalah dari produk-produk Negara lain, seperti iPhone, Sony maupun Samsung. Ketiga faktor utama tersebut adalah harga yang terjangkau, tampilan yang tidak kalah menarik, serta fitur yang juga tidak kalah lengkap dan tidak kalah canggih.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kelengkapan dan kecanggihan fitur telepon genggam dari waktu ke waktu senantiasa berkembang dan para produsen seluler berusaha untuk melengkapinya guna menunjukkan bahwa produk mereka yang paling canggih. Namun di sisi lain masalah tampilan dan persaingan harga juga menjadi senjata andalan agar dapat memenangkan kompetisi dalam persaingan pasar. Tiga faktor inilah yang menjadi keunggulan dari seluler buatan China meski dari sisi kualitas cenderung dinomorduakan.

BACA JUGA :  Kecewa Dengan Ayu Ting Ting , Luna Maya Ngaku Tak Kapok Berbisnis

Beberapa nama pabrikan dari negeri China yang ponsel buatan mereka dapat dengan mudah ditemui di etalase-etalase konter dan toko ponsel, baik besar maupun kecil, diantaranya adalah Lenovo, Huawei, Oppo serta Xiaomi. Dengan spesifikasi dan fitur yang sama, harga ponsel dari keempat vendor tersebut dipastikan lebih murah dibandingkan dengan pabrikan dari luar China seperti Samsung, Sony, dan iPhone. Hanya ponsel buatan dalam negeri saja yang mampu menandingi murahnya ponsel China, seperti Evercross, Nexian, serta Advan.

Murahnya ponsel buatan China menurut Heru Sutadi, pengamat telekomunikasi Indonesia, selain karena kualitasnya tidak sebaik ponsel buatan luar Tiongkok, juga karena handphone buatan Tiongkok jarang memiliki service centre. Itu sebabnya garansi yang diberikan ponsel buatan China juga terbatas.

BACA JUGA :  Cara Jitu Cicil KPR dengan Gaji 3 Juta Rupiah

“Kekurangan lainnya dari handphone China adalah harga jual secondnya yang jatuhnya sangat drastis. Berbeda dengan ponsel buatan non Tiongkok, meski harga barunya lebih mahal, namun harga jual secondnya tidak terlalu jauh dari harga beli. Selain itu, beberapa ponsel China yang menggunakan teknologi android, batereinya mudah sekali panas sehingga mengurangi kenyamanan saat dipakai,” ungkap Heru.

Selain kekurangannya, Heru juga mengakui ada sisi lebih dari handphone buatan China disamping harganya yang lebih murah serta terknologi dan kelengkapan fiturnya yang tidak kalah dari handphone non China.

“Handphone buatan China memiliki tipe dan desain yang beragam. Sehingga konsumen memiliki banyak pilihan untuk dipilih. Disamping itu,  banyak penduduk Indonesia yang mencari perangkat yang sesuai dengan kelas anggaran dan mencari fungsi berkomunikasi yang mumpuni tanpa mempertimbangkan nama besar sebuah produk. Disinilah para produsen China dapat menjawab kebutuhan sarana komunikasi masyarakat Indonesia,” papar Heru Sutadi. (*)

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts