5:33 pm - Minggu Januari 19, 2020

Pemerkosa Dibebaskan Hakim Di Italia karena Korban Diam

635 Viewed Sinta Rizki

BukaFakta.com – Baru-baru ini ada kabar dari italia yang menyebutkan kalau ada salah satu hakim di italia yang membebas pemerkosa karena korban dari pemerkosa tersebut sama sekali tidak berteriak saat sedang diperkosa oleh pemerkosa tersebut. Dari kebijakan yang telah diambil hakim ini, bahkan ada banyak orang yang mengecam apa yang telah dilakukan hakim ini kepada pemerkosa.

Untuk pemerkosa tersebut dibebaskan oleh hakim, saat pemerkosa diberikan pertanyaan dari hakim berkaitan dengan alasan mengapa korban dari  pemerkosa tidak berteriak saat diperkosa oleh pemerkosa di ranjang rumah sakit. Hakim beranggapan kalau pemerkosa tidak bersalah karena korban tidak minta tolong saat akan diperkosa oleh pemerkosa.

Dalam pengadilan korban memang tebukti hanya mengatakan kata “cukup” kepada pemerkosa, namun hakim mempunyai pertimbangan sendiri yang beranggapan kalau perkataan korban kepada pemerkosa masih sangat lunak. Artinya sama sekali tidak ada perlawanan dari korban saat akan diperkosa oleh pemerkosa yang merupakan rekan kerjanya sendiri.

BACA JUGA :  Perkenalkan, Keripik Kentang Termahal Di Dunia Yang Cocok Dipadukan Dengan Bir

Namun, menurut pengacara dari korban kepada hakim di italia tersebut menyatakan kalau korban sama sekali tidak bisa berteriak saat diperkosa oleh pemerkosa karena korban terlalu kesakitan dengan apa yang telah diperbuat pemerkosa kepada korban. Karena saking sakitnya, menyebabkan korban dari pemerkosa tidak bisa meminta bantuan dari orang lain yang ada di rumah sakit.

Keputusan yang diambil hakim yang ada di italia yang membebaskan pemerkosa dengan alasan korban yang sama sekali tidak teriak saat diperkosa oleh pemerkosa jelas menuai banyak kritikan. Banyak orang beranggapan kalau tindakan hakim yang membebaskan pemerkosa dengan alasan korban dari pemerkosa tidak berteriak merupakan pelanggaran hak aksasi perempuan.

BACA JUGA :  Ungkap Dokumen Rahasia tentang Nominal Gaji Tentara ISIS

Untuk menanggapai apa yang telah dilakukan hakim yang ada di italia ini dengan membebaskan pemerkosa dari ancaman penjara karena korban tidak berteriak tersebut, pemerintah Italia juga sudah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

Keputusan yang diambil oleh hakim di italia ini dianggap paling masuk akal, karena memang seorang wanita tidak akan mempunyai tenaga untuk berteriak saat diperkosa. Jadi wajar kalau korban tidak bisa berteriak saat diperkosa oleh pemerkosa.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts