5:40 pm - Selasa Juni 25, 2019

Pemilu AS : Perolehan Sementara Hasil Pemilu Pilpres Amerika Serikat 2016

555 Viewed Dean

BukaFakta.com – Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat telah berlangsung hari ini pada Rabu, 9 November 2016. Dalam Pilpres tersebut, hingga saat ini kemenangan masih diduduki oleh Donald Trump yang besaing dengan Hillary Clinton. Persaingan keduanya untuk meraih kursi Presiden cukup ketat dalam pemilu kali ini.

Dalam Pilpres AS kali ini, diyakini Donald Trump akan mendapati kemenangan atas Hillary Clinton, menanggapi hal demikian maka para pendukung Trump pun juga telah mempersiapkan amunisinya untuk mengadakan pesta selama 72 jam lamanya sebagai rasa bahagia atas kemenangan yang didapati Trump. Tercatat ada 14 buah aksi yang terdiri dari 10 negara bagian turut serta dalam pesta perayaan kemenangan sang calon Presiden tersebut.

Saat ini perolehan suara electoral votes Trump telah mencapai angka 250, kurang 20 angka lagi maka Trump akan mencapai angka eletoral votes 270 suara agar bisa dinyatakan benar-benar menjuarai Pilpres AS tersebut. Sampai siang ini, persaingan antara kedua calon Trump dan Clinton cukup ketat sehingga membuat suasa menengangkan. Clinton sendiri telah memiliki electoral votes sebanyak 218 suara, namun perhitungan suara masih terus berjalan sehingga Trump masih belum dipastikan menang dari kandidat Partai Demokrat tersebut.

BACA JUGA :  Dalang Teror Paris Ditangkap di Belanda

Akan tetapi meskipun begitu rupanya tidak membuat rasa pesimis muncul di hati para pendukung Trump. Para pendukungnya telah mempersiapkan diri untuk menyorakkan sang capres di Ballroon New York Hotel. Pesta kemeriahan untuk menyambut kemenangan Trump sudah dipersiapkan di Trump Tower, pendukung Trump pun juga telah kompak menggunakan baju pesta untuk merayakan kemenangan yang mereka pastikan akan berpihak pada Trump ini.

Sebuah poster bertuliskan “Make Great America Again” dan penggunaan topi bispol dengan tulisan yang sama pun juga sudah dipersiapkan dalam kampanye Trump tersebut. Kellyanne Conway selaku manajer Kampanye Trump ini juga menunjuk jari untuk Partai Republik terkait keputusannya yang tidak memberikan dukungan atas Trump. Dimana didalamnya ada George W Bush selaku mantan presiden AS yang secara terang-terangan mengungkapkan apabila ia dan sang isteri tidak memilih Trump.

BACA JUGA :  6 Orang Tewas Akibat Ledakan Bom di Turki

Sementara disisi Hillary Clinton sendiri, saat kampanye terakhir yang digelarnya menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat telah meminta kepada para pendukungnya untuk menyemarakkan sorakan Amerika yang “Penuh harapan, Inklusif dan Berhati Besar”.

Perhitungan suara untuk Pilpres AS masih terus berjalan hingga saat ini, dengan posisi sementara Trump memimpin, namun masih belum dipastikan bagaimana posisi akhirnya. Kita nantikan saja bagaimana selanjutnya siapakah yang akan terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat ini.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts