8:24 pm - Jumat September 8, 2017

Pendiri Wikileaks Kini Resmi Jadi Buronan Kelas Kakap Pemerintah AS

284 Viewed Sinta Rizki

Baru – baru ini tersiar kabar berita secara resmi dari pemerintahan AS (Amerika Serikat) yang mengatakan adanya penangkapan yang dilakukan kepada pendiri Wikileaks, yaitu Julian Assage. Dia kini menjadi prioritas utama untuk ditangkap. Bahkan, pihak dari kejaksaat agung dari AS telah meyakini bahwa mereka sudah menyiapkan beberapa pasalnya yang akan digunakan untuk memasukkannya ke dalam sel penjara.

Berdasarkan salah satu sumber yang terpercaya, Wikileaks dikenal kerap sekali mempublikasikan berbagai macam informasi tentang aktivitas yang dilakukan oleh pemerintah AS. Dalam postingan pertamanya tersebut terdapat sebuah video yang berisi tentang serangan yang sudah dilakukan oleh tentara AS kepada sebuah mobil yang isinya dari warga sipil di Irak. Padahal, dapi pihak jaksa Agung dari AS, yaitu Jeff Sessions sendiri sudah berusaha untuk meningkatkan terhadap usahanya untuk menjaga rahasia dan menjaga segala jenis kebocoran.

BACA JUGA :  Ini Cewek Posenya Sungguh Sempurna, Namun Lihat Bagian Bawahnya, Pasti Terkejut!

Sampai di bulan lalu, pihak wikileaks pun juga sudah mengatakan bahwa ada sejumlah 8.000 dokumen rahasia tentang peralatan mata – mata cyber dari CIA yang telah mengakses ke dalam sebuah telepon soluler, computer, dan juga smart TV milik dari warga AS. Sejak dikatakan sebagai seorang pelaku criminal, kemudian dia pun mulai berusaha untuk mencari suaka ke dalam banyak area Negara sampai pada akhirnya dia ditampung oleh kedutaan besar Ekuador.

Berdasarkan Sessions, pihaknya mengatakan bahwa mereka sangat professional dalam menjaga keamanan yang ada di Amerika Serikat hingga bertahun – tahun yang lalu. Sehingga, pihaknya sangat terkejut sekali ketika mendapatkan banyak info kebocoran yang sangat serius. Maka dari itulah, kini hal tersebut menjadi sebuah prioritas kasus yang harus segera ditangani. Karena itulah, pihaknya akan segera memasukkan seseorang tersebut ke dalam penjara, bila sudah berhasil ditangkap.

BACA JUGA :  16 Supporter Real Madrid Dibantai ISIS saat Nobar di Irak

Saat itu, dia pernah dicari atas tuduhan pemerkosaan kepada seorang wanita yang ada di Swedia di tahun 2010 silam. Akan tetapi, dia takut bakal diekstradisi ke bagian AS dengan aktivitas Wikileaks yang sudah dibangunnya. Namun, meskipun begitu, pengacara Assage,yaitu Barry Pollack pun juga mengaku tidak begitu khawatir dengan ancaman yang diberikan oleh pemerintahan AS. Katanya, demokrasi itu selalu bersandar untuk jurnalis yang memberikan info ke public seputar apa yang sedang dilakukan oleh pihak pemerintahan mereka.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts