12:07 pm - Monday 27 September, 2021

Serangan Penembakan Pada Perayaan Malam Tahun Baru di Istanbul Memakan Korban Jiwa

Jan 1, 2017 769 Viewed Dean

BukaFakta.com Berita duka datang dari tanah Turki pada tahun baru semalam, diketahui bahwa telah terjadi aksi tembakan di Turki yang menewaskan puluhan orang dan lainnya diketahui mengalami luka ringan sampai luka berat. Sampai saat ini tercatat bahwa ada 35 orang dinyatakan tewas akibat aksi tembakan tersebut dan 40 orang lainnya menderita luka-luka.

Aksi brutal dan keji itu terjadi di sebuah klub malam yang ada di Istanbul, Turki. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa aksi penembakan keji tersebut dilakukan oleh dua orang yang bersenjta dan memakai konstum santa klaus dan menggunakan bahasa Arab menurut keterangan saksi setempat.

Seperti yang telah dilansir dari laman AFP pada Minggu, 1 Januari 2017 ini menyebutkan bahwa ada dua orang yang memegang sentara dan menggunakan sebuah kostum bertemakan natal tersebut, mereka melakukan penembakan di sebuah klub malam yang ternama Reina Klub terletak di Istanbul, Turki. Tepat pergantian malam tahun baru dari 2016 ke 2017 penembakan tersebut dilemparkan.

BACA JUGA :  Aneh, Ini Pencuri, Barang Curiannya Langsung Dikembalikan, Lengkap dengan Surat yang Dibuatnya untuk Korban

Di saat berlangsungnya serangan penembakan tersebut, diketahui bahwa ada kurang lebih 700 manusia di sebuah klab tersebut yang merayakan malam pergantian tahun 2017. Ketika terjadi aksi penembakan oleh terduga dua orang teroris tersebut banyak diantara mereka menyelamatkan diri, beberapa diantaranya bahkan melompat ke Sungai Bosphorus agar bisa lolos dari tembakan.

Disebutkan oleh sebuah kantor berita Dogan bahwa dua orang pelaku penmebakan tersebut masuk ke venue klub memakai baju kostum Santa yang khas dengan perayaan Natal. Setelah mereka masuk, beberapa menit kemudian aksi penembakan tersebut mereka lontarkan ke seluruh pengunjung klab tersebut sehingga berhasil menewaskan sedikitnya 35 orang dan 40 orang lainnya mengalami luka-luka.

BACA JUGA :  Teroris Vs Polisi? Brussels Teriak!

Dijelaskan oleh Sahin salah seorang wartawan Vasip di tempat tersebut bahwa 40 orang yang mengalami luka-luka ini lantas dilarikan kerumah sakit dan menjalani pengobatan sampai saat ini akibat luka tembakan yang dialaminya.

Dari ketarangan yang diberikan oleh beberapa saksi disana diketahui bahwa kedua orang pelaku penembakan ini menggunakan bahasa Arab dalam berinteraksi, setelah kemudian polisi antiteror datang untuk menangkap pelaku.

Sebelumnya pada tanggal 10 Desember 2016 lalu diketahui telah terjadi aksi teror yaitu ledakan bom yang ada di luar Stadion Istanbil, ledakan bom ini kemudian melayangkan nyawa paling tidak sebanyai 44 orang, diklaim bahwa serangan tersebut merupakan gerilyawan Kurdi. Saat ini, pemerintah Istanbul telah menggerakkan 17 ribu petugas kepolisian yang memang diarahkan untuk dapat mengamankan situasi tersebut karena dikhawatirkan akan ada aksi susulan.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts