1:57 pm - Jumat Juli 28, 2017

Tragedi Razia Berdarah di Lubuklinggau

377 Viewed Sinta Rizki

Rencananya, pihak keluarga ibu Surini, yang kini berusia 54 tahun akan menghadiri acara hajatan dari kerabatnya. Namun sayangnya ternyata rencananya tersebut gagal total karena harus ada sebuah tragedy berdarah yang tidak terlupakan. Bagaimana tidak? Jika ternyata mobil yang dikedarai Surini beserta anak dan cucunya yang masih berusia 2 tahun tersebut telah diberondong peluru oleh para polisi yang ada di Lubuklinggau, di Sumatera Selatan.

Surini dengan anaknya, yaitu Dewi Erlina berusia 40 tahun, Indra berusia 30 tahun, Novianti berusia 30 tahun, dan juga cucunya, Genta berusia 2 tahun sedang berada di dalam sebuah mobil Honda City BG 1488 ON. Saat itu, mobilnya sedang dikendarai oleh Diki berusia 30 tahun. Diduga saat itu sopir sedang menghindari adanya razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian di Jl Lintas Timur, di Lubuk Linggau, pada hari Selasa 18 April 2017 kemarin.

BACA JUGA :  Kenali Makanan Khas Indonesia Tempe yang Sehat dan Bergizi

Saat mencoba dihentikan, mobil itu tetap saja melaju dengan kencangnya sampai menabrak salah satu polisi yang bertugas. Untungnya, polisi itu tidak mengalami luka yang serius. Tak hanya itu saja, para warga yang sedang berada di pinggiran jalan pun juga nyaris ditabrak oleh mobil mewah yang sedang dikejar oleh para polisi tersebut, namun gagal. Saat sampai di Jl SMB II Kel. Margamulya, salah satu anggota Polres dari Lubuklinggau langsung mengejar mobil tersebut dan menembak sebanyak 10 x.

Dalam  seketika, Surini langsung tewas karena mendapat 3 tembakan, sedangkan anak dan cucunya semuanya kritis. Kemudian untuk Dewi sendiri tertembak tepat di bahu, dan Indra tertembak tepat di bagian leher. Sementara itu, untuk Genta yang berusia 2 tahun dan Novianti tertembak tepat di kepala, dan Diki terluka di bagian perutnya. Atas kejadian tersebut, Wakapolri Komjen Syafruddin langsung angkat bicara dan akan menurunkan Propam untuk menginvestigasi salah satu anggota yang telah memberikan tembakan tersebut.

BACA JUGA :  Buka Dealer Untuk Tadah Motor Curian

Sedangkan dari Kapolda Sumsel, yaitu Irjen Agung Budi Maryoto menyatakan bela sungkawa karena kejadian tersebut. Kabarnya, pihaknya akan segera mengirim pasukan khusus untuk mendapatkan info tentang kronologi kejadian itu dan langsung menindak tegas anggotanya bila terbukti bersalah dan telah melanggar SOP.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts