10:04 am - Selasa September 17, 2019

Wanita yang Membawa Sangkur di Persidangan Ahok, Ternyata Bekas Pasien RSJ

1237 Viewed Sinta Rizki

Baru – baru ini sempat terdengar kabar yang cukup mengejutkan dari kejadian persidangan Ahok. Dimana telah didapati seorang wanita datang ke ruang persidangan sambil membawa sangkur. Tentu saja hal ini sangat mengerikan sekali dan sangat tidak wajar. Hal tersebut terjadi begitu saja secara tiba – tiba.

Seorang wanita yang kedapatan telah membawa sangkur ketika memasuki ruangan persidangan dari kasus penistaan agama di ruangan Auditorium Kementrian Pertanian, di Jakarta Selatan ternyata seorang mantan pasien rumah sakit jiwa. Sementara itu, pihak dari kasar Reskrim Polres dari metro Jakarta Selatan, yaitu AKBP Budi Hermanto menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi bersama dengan pihak keluarga.

Suami dari wanita yang memiliki inisial RR tersebut telah memberikan surat medis yang didapatkannya dari rumah sakit jiwa. Ujar Budi yang ada di lokasi, pihaknya menyatakan bahwa pihak yang bersangkutan ternyata didapati telah membawa surat bahwa pihaknya sebelumnya pernah dirawat di rumah sakit jiwa Grogol. Budi menyatakan akan langsung berkoordinasi dengan pihak dokter yang sebelumnya pernah menangani RR.

BACA JUGA :  Pria Ini Meninggal dengan Tenang saat Melihat Trump Dipecat

Bagaimana pun juga, pihaknya akan tetap melakukan psikiatrikum. Meskipun langkah tersebut tidak bisa dilakukan sekarang ini. Kini, RR tetap berada d Polres. Hanya saja dirinya belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut, karena rohaninya sedang terganggu. Dia pun juga telah menunggu keterangan lengkap yang didapatkan dari keluarganya sekaligus menelusuri dari pihak rumah sakit.

BACA JUGA :  Semua Muslim di AS Diundang Obama tuk Rayakan Hari Raya Idul Fitri di Istana Gedung Putih

Jawabannya memang sangat tidak jelas arahnya. Sementara untuk motifnya, sejauh ini sayangnya motif kenapa bisa ada wanita membawa parang di dalam persidangan masih belum diketahui. Karena, bila orang yang tidak waras kan tidak bisa dihukum. Namun tetap saja ini ada keganjilan. Maka dari itulah, pihak kepolisian tetap menyelidiki terlebih dahulu motif dibalik semua itu. Dengan cara menghubungi pihak dokternya.

Karena yang tahu semuanya adalah pihak dokter. Sehingga, mau tidak mau pihak dokterlah yang harusnya diselidiki untuk tahu lebih jelasnya. Dengan begitu, prosesnya bisa langsung segera diketahui hasil dari motif wanita membawa parang dan semua itu.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts