10:46 am - Monday 27 September, 2021

Warga Jogja Memberikan Ruwatan ke Ahok

Apr 10, 2017 1039 Viewed Sinta Rizki

BukaFakta.com – Puluhan warga Jogja yang tergabung ke dalam sebuah komunitas budaya dan lintas agama dari Rejo Semut Ireng, yang mana komunitas tersebut telah menggelar sebuah ritual ruwatan demi menjaga kebhinekaan dan juga keselamatan Indonesia terhadap segala perpecahan yang ada.

Dalam kejadian ruwatan itu, terdapat puluhan warga yang telah memulai acara ini dari bagian Tugu Pal Putih di Jogja sampai dengan Sungai Code dengan cara berjalan kaki sepanjang 500 m.

Dengan saling beriringan dan sembari ada juga lantunan kidung – kidung do’a yang terdengar, kemudian iringan puluhan orang pun kemudian berjalan ke sungai Code. Sampai di sana, terdapat puluah komunitas Rejo Semut Ireng yang turun ke Sungai Code untuk melarung kotak suara untuk pertanda bahwa ritual ruwatan telah berakhir.

BACA JUGA :  2016, 5.558 Pegawai Baru Akan Direkrut PLN, Minat?

Berdasarkan coordinator dari Rejo Semut Ireng, yaitu Santosa, ruwatan tersebut digelar untuk tanda keprihatinan para pecinta seni dan budaya yang ada di Jogja atas kebhinekaan yang sudah terusik.

Padahal, dari awal saat Negara ini terbentuk, Bhineka Tunggal Ika sebenarnya telah disepakati secara bersama – sama oleh pihak pendiri bangsa. Santosa menyatakan sangat prihatin karena bhineka tunggal ika telah tercoreng karena adanya kelompok yang tidak bertanggung jawab.

Maka dari itu, pihaknya memberi dukungan untuk ahok sebagai salah satu symbol minoritas yang terzolimi. Meskipun secara politis mereka tidak memberikan dukungan kepada Ahok, namun pihaknya jelas mendukung adanya kebhinekaan yang ada di Indonesia.

BACA JUGA :  Agus Harimurti Yudhoyono Kunjungi Vihara Avalokitesvara

Ruwatan yang diberi nama Mantram Pangkruwat Bangsa ini bertujuan untuk membuang sial supaya bangsa Indonesia aman dari perpecahan. Bagaimana pun juga, aroma adnaya perpecahan bangsa memang sudah tercium. Sehingga, ini menjadikan kelompok antar lintas budaya dan agama sekarang ini menjadi turut prihatin dibuatnya.

Punya keyakinan yang tidak sama terhadap kelompok yang lain itu harusnya dihargai. Tidak boleh ada pemaksaan kehendak. Bagaimana pun juga, nilai keberagaman tersebut harus tetap dijaga. Sehingga, hidup bermasyarakat pun menjadi terasa lebih baik dan tidak aka nada lagi yang namanya perpecahan.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts