10:58 am - Monday 27 September, 2021

Warga Kanada Dipenggal Abu Sayyaf, Jenderal Filipina Langsung Dipecat!

Mei 2, 2016 893 Viewed Sinta Rizki
Warga Kanada Dipenggal Abu Sayyaf Jenderal Filipina Langsung Dipecat

BukaFakta.com – Sangat disayangkan sekali karena seorang perwira dari senior angkatan darat dari Filipina dengan pangkat Brigadir jenderal yang telah memimpin operasi militer untuk melawan kelompok Abu Sayyaf akhirnya dipecat, saat ditugaskan di Sulu. Pemecatan tersebut dilakukan sehabis sandera dari kanada, bernama John Ridsdell pada akhirnya dipenggal oleh Abu Sayyaf.

Seorang perwira militer dari Filipina yang telah dipecat tersebut adalah Alan Arrojado sebagai Brigadir Jenderal. Saat dirinya sebelum dipecat, Alan kala itu sedang menjabat sebagai seorang Komandan Angkatan Darat dari brigade 501, yaitu sebuah unit dari kunci Angkatan Darat dari Filipina yang langsung terlibat ke dalam operasi militer untuk menumpas Abu Sayyaf di wilayah Propinsi Sulu.

Atas pencabutan itulah, pada akhirnya Alan kini digantikan oleh seorang kolonel bernama Jose Faustino, bernama Jr. Jenderal Arrojado yang saat itu sebelumnya juga dilepas dari komando JTGS atau Joint task Group Sulu. Kala itu, dirinya dipecat dari pengendalian operasional di semua unit militer yang saat itu tengah terlibat ke dalam peperangan melawan Abu Sayyaf saat berada di Sulu.

BACA JUGA :  Eksepsi Jessica Kumala Wongso Ditolak Majelis Hukum

Namun, justru ternyata hal ini beda sekali dengan apa yang disampaikan oleh juru bicara dari kemiliteran Filipina, bernama Brigadir Jenderal Restituto Padilla, dimana beliau menyatakan bahwa sebenarnya jenderal Arrojado sedang mengundurkan diri untuk posisinya tersebut. Hal ini tidak sama seperti yang dikutip oleh Philstar, dimana klaim atas pengunduran diri tersebut sebenarnya hanyalah sebuah kebohongan. Karena pihak militer Filipina sendiri melarang keras petugasnya untuk mengundurkan diri, kecuali bila mereka dibebaskan dari jabatan yang sedang disandangnya.

Dalam hal ini, Padilla pun juga menyangkal bahwa pergantian atas Jenderal Arrojado atas dasar pemenggalan dari Ridsdel oleh Abu Sayyaf bukanlah hal yang benar. Karena hal tersebut sebenarnya hanyalah mutasi rutin dari sebuah militer dimana setiap petugas harus dipindah ke tempat lainnya.

BACA JUGA :  Pasca Kalijodo, Penertiban Kawasan RTH Akan Terus Berlanjut

Kala itu, ada laporan lain yang menyebutkan bahwa Arrojado merasa kecewa, karena itulah dia mengundurkan diri sendiri dari posisinya sesudah dirinya friksi dengan atasan, yaitu Mayor Jenderal Gerardo Barrientos, dari Komandan Divisi 1 Infanteri.

Sementara berdasarkan sumber yang berasal dari Filipina, sebenarnya friksi tersebut dipicu perbedaan pendabat antar 2 pejabat militer saat melakukan operasi untuk menyelamatkan sandera yang semakin mundur. Karena itulah, kini ada 14 sandera dari Indonesia, 4 dari Malaysia, dan 1 dari Kanada, Norwegia, dan Filipina yang masih ditahan.

Sedangkan jenderal Arrojado sendiri dipecat karena menolak ultimatum tentang Abu Sayyaf dan memilih untuk beroperasi menyelamatkan sandera.

Don't miss the stories follow BukaFakta.com Berita Aktual Independen dan Terpercaya and let's be smart!
Related posts